Faith
FAITHMy journey
from tongue to heart
spans only thumb tip to forefinger tip
but for years
is still not ended.
Truly
the journey of the inner self
is more difficult
than the journey of the outward
The journey of my faith
is still held up
at the tip of the tongue.
(Translated by Hasnah Ibrahim)
Sajak di atas adalah satu daripada lima sajak saya yang baru diterbitkan dalam Malay Literature Vol.21, No.2, 2008. Sajak ini, asalnya disiarkan dalam Dewan Sastera, Jun 2006 berjudul Iman:
Perjalananku
dari lidah ke hati
hanya sejengkal
tapi sudah bertahun
tidak juga sampai.
Sungguh
perjalanan batin
lebih sukar
dari perjalanan zahir.
Perjalanan imanku
masih tersangkut
di hujung lidah.
Sajak-sajak lain yang dipilih: Potret Diri, 2005 (Self-Potrait, 2005), Kusembunyikan (I hide), Wuquf (Wuquf), Telah Turun Hujan di Petaling Jaya (Rain Had Fallen in Petaling Jaya).

2 Comments:
Salam,
Sajak yang sangat menyentuh nurani. Betapa jauhnya diri dari redha-Nya.
Aslkm,erm nice blog,erm nk ajak tuan rmh atau sesape je dtg ke kenduri blog sye ni di http://chipmunk18.blogspot.com , n jgn lupe linkkn blog sye ni yer,ok bye
Post a Comment
<< Home